Rabu, 18 Juli 2012

Mengenal Sedikit Marissa Mayer, CEO Yahoo yang Baru


Usia Marissa Mayer masih sangat muda, 37 tahun. Saya masih lebih tua 1,5 tahun. Tetapi dalam usianya yang sangat belia itu, dia sudah masuk jajaran eksekutif kelas atas Google, raksasa internet dunia dan menjadi perempuan yang paling disegani. Selama 13 tahun dia berkiprah bersama google dan duduk di jajaran eksekutif puncak perusahan raksasa internet Amerika Serikat itu.

Pada Selasa, 18 Juli 2012, Perempuan ini ditetapkan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Yahoo!. Dia adalah CEO kelima Yahoo dalam lima tahun terakhir. Diharapkan di bawah kepemimpinan Marissa Mayer, Yahoo bukan hanya menjadi sasaran antara para pengguna internet melainkan menjadi tutuan akhir. Selama ini, orang datang ke Yahoo hanya untuk mencari berita atau melihat video klip sebelum pindah ke destinasi-destinasi internet yang lebih besar dan lebih lengkap.

"Saya melihat peluang untuk memberi dampak secara global bagi para pengguna internet dan sungguh bisa membantu selama menduduki jabatan ini untuk bisa memperlihatkan talenta yang besar dan menginspirasi dan mencerahkan banyak orang," kata Mayer.

Mayer akan bekerja keras guna bersaing dengan Google, mantan tempat kerjanya. Untuk mengejar Google, Mayer harus memiliki strategi yang efektif. Maklum Yahoo tertinggal jauh dari Google bahkan dari Facebook. Pendapatan Yahoo kalah jauh dari Google dan Facebook.

Selama 13 tahun di Google, dia menduduki jabatan eksekutif bersama rekan pendiri Google Larry Page, Sergey Brin, dan Chariman Eric. Tetapi di antara mereka, yang paling cemerlang adalah Marisaa Mayer. Dialah otak di balik kesuksesan Google.

Sebenarnya Mayer bergabung dengan Google pada 1999, sebagai karyawan ke-20 Google. Tetapi kemudian dia berperan penting membawa Google semakin terbang tinggi. Dia membantu mengembangkan email populer perusahan, peta online dan layanan berita. Dia juga menjadi topik gosip di Silicon Valley pada tahun-tahun pertama di Google ketika dia kencan dengan Page selama tiga tahun. Kemudian mereka menikah dengan orang lain. "Kami kehilangan dia," kata Page, yang kini menjadi CEO Google.

Mayer menjadi salah satu eksekutif perempuan paling terpandang di Silicon Valley, sebuah tempat yang selama berpuluh-puluh tahun didominasi laki-laki. Dia adalah CEO perempuan kedua Yahoo. Sebelumnya, Carol Bartz (63) memimpin Yahoo sebagai CEO selama dua pertiga usia Yahoo sebelum diberhentikan pada September tahun lalu.

Setelah diangkat sebagai CEO Yahoo, perempuan yang tengah hamil dan akan melahirkan seorang bayi laki-laki dalam waktu beberapa bulan ke depan tidak sabar lagi menunggu bekerja di Yahoo. "Bagi saya kerja adalah senang-senang dan senang-senang adalah kerja. Saya sangat suka dengan tantangan-tantangan besar di sini dan tidak sabar lagi menunggu bekerja bersama mereka. Itu pasti akan sangat-sangat menambah energi," ucapnya.

Mayer adalah warga negara Amerika keturunan Finlandia yang lahir 30 Mei 1975. Setelah lulus dari Wausau West High School pada 1993, Mayer terpilih oleh Gubernur Wisconsin Tommy Thompson sebagai salah satu delegasi untuk mengikuti National Youth Science Camp di West Virginia. Mayer meraih dua gelar dari Stanford University yaitu dalam gelar sistem simbolik dan ilmu komputer. Lalu pada 2009, Illinois Institute of Technology menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Mayer.

Mayer menikah dengan Zachary Bogue pada 2009. Kini perempuan ini tengah hamil yang diperkirakan akan melahirkan seorang bayi laki-laki pada Oktober 2012. (Alex Madji)

Keterangan foto: Marissa Mayer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar