Kamis, 09 Februari 2012

Pesepakbola Beragama Muslim


Saya iseng bertanya begini ke Mbah Google. “What’s the religion of Robin van Persie?” Ternyata pertanyaan serupa pernah diperbicangkan di sebuah forum bernama soccer game. Saya coba membaca semua komentar dalam forum tersebut. Tidak satu pun yang yakin bahwa Robin Van Persie adalah seorang muslim. Mereka mendengar rumor bahwa Van Persie sudah mualaf setelah menikah dengan seorang perempuan Belanda keturuan Maroko yang kini menjadi istrinya.

Link lain, http://wiki.answers.com/Q/What_is_robin_van_persie%27s_religion, menjawab pertanyaan saya begini, “Istrinya (Robin van Persie) seorang muslim. Tetapi dia sendiri bukan seorang muslim. Dalam wawancara yang dimuat di sini http://www.dutch-football.com/football/articles/robin_van_persie_holland_netherlands_euro_2008.shtml) Van Persie menegaskan, “Saya percaya pada diri saya sendiri. Ketika Anda seorang yang baik, hal itu memberi hal positif kepada masyarakat. Sebuah dunia yang lebih baik dimulai dari rumah.”

Kemudian dilanjutkan, “Tidak benar. Saya bukan muslim, juga bukan Kristen atau Yahudi. Saya orang liberal. Bila Anda mau menjadi muslim haruslah berasal dari hati. Saya tidak ingin hanya menyenangkan istri saya. Beriman bagi saya adalah sebuah pencarian untuk menjadi manusia yang baik.”

Pada bagian lain, Mbah Google mencomot sebuah artikel tentang para pesepakbola beragama muslim. Sang penulis mengaku sudah melakukan penelitian atas sejumlah pemain. Hasilnya, dia membuat daftar 10 pemain sepakbola terkenal yang beragama muslim. Tetapi dalam daftar itu, nama Van Persie tidak ada. Bahkan disebutkan, dalam berbagai forum diskusi disebutkan bahwa Van Persie bantah sudah mualaf.

Inilah daftar 10 pesepakbola terkenal yang beragama muslim.
1. Nicolas (Bilal) Anelka. Bekas striker Chelsea ini masuk islam pada 2004 ketika bermain di UAE setelah berdiskusi tentang agama dengan teman masa kecilnya. Dia mengambil nama muslim Abdul-Salam Bilal.

2. Franck (Bilal) Ribery. Pemain tim nasional Prancis ini juga sudah mualaf setelah menikah dengan perempuan Prancis keturunan Aljasair. Ribery pernah berujar, “Saya berdoa lima kali sehari. Saya lakukan itu karena bisa membuat saya terbebaskan dan merasa lebih baik.”

3. Kolo (Habib) Toure. Bek tengah Manchester City asal Pantai Gading ini adalah seorang muslim yang aktif mempraktekkan agamanya. Keluarganya pun muslim. Dia bercita-cita menjadi role model bagi kaum muda muslim di Inggris.

4. Frederick (Oumar) Kanoute. Pria Prancis keturunan Mali ini bermain untuk Sevilla dan tim nasional Mali. Dia memeluk islam sejak umur 20 tahun.

5. Karim Benzema. Pemain Real Madrid dan tim nasional Prancis ini dilahirkan oleh orang tua keturunan Aljasair-Kabyle. Dia menghayati keislamannya secara terbuka.

6. Samir Nasri. Seperti Benzema, Nasri juga berasal dari keluarga Prancis keturunan Aljasair. Dia seorang muslim. Meski pacar/istrinya adalah seorang non muslim.

7. Yaya Toure. Bekas pemain Barcelona yang kini bermain di Manchester City ini adalah adik Kolo Toure. Seperti abangnya, Yaya adalah seorang muslim yang mempraktekkan agamanya.

8. Hatem Ben Arfa. Pemain internasional Prancis ini berasal dari keluarga keturunan Tunisia. Seluruh keluarganya adalah muslim, termasuk dia.

9. Khalid Boulahrouz. Bekas bek Chelsea ini adalah pemain internasional Belanda keturunan Maroko. Sekarang dia bermain untuk Stuttgart di Jerman. Dia adalah muslim Suni seperti kebanyakan orang Maroko Berber.

10. Abou Diaby adalah orang Prancis keturunan Pantai Gading. Pemain tim nasional Prancis ini juga menjalankan agamanya (Islam) dengan baik.

Masih punya daftar nama para pemain sepakbola terkenal, terutama yang berlaga di liga-liga elit di Eropa dan beragama muslim? Silahkan tambah sendiri di bawah ini.

Sumber gambar: http://coolspotters.com/athletes/robin-van-persie/photos_videos/1446515#medium-1446515

Rabu, 08 Februari 2012

Angelina Sondakh Dikutuk?


Angelina Sondakh ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka pekan lalu dalam kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games bersama Muhammad Nazaruddin yang sudah menjadi terdakwa di pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi).

Penetapan itu tentu saja miris buat janda Adjie Massaid ini. Dia masih bersedih atas kepergian suami tercintanya. Sebab baru satu tahun dia tiada. Meskipun, dalam kurun waktu itu, Angie sudah bermadu kasih dengan seorang perwira polisi yang bertugas sebagai penyidik di KPK, R Brotoseno. Kesedihan Angie berlipat dengan ketetapan KPK Itu. Lebih menyedihkan lagi kalau nanti dia ditahan. Mantan putri Indonesia berparas cantik ini terpaksa tinggal di balik jeruji besi. Ya, apa mau dikata.

Kalau Angelina bersedih, belum tentu orang-orang Sulawesi Utara, daerah asalnya, ikut bersedih. Dan, cerita seorang politisi kawakan asal daerah itu menyebutkan bahwa mayoritas orang Sulawesi Utara justru senang Angelina ditetapkan sebagai tersangka. Bila perlu ditahan.

Apa pasal? Tidak lain karena keputusan Angelina menjadi mualaf ketika menikah dengan Adjie Massaid. Sebagai figur publik, Angelina tentu saja menjadi idola masyarakat Sulawesi Utara yang mayoritas Kristen. Maka ketika dia memilih mualaf, serta merta kebencian mereka menyeruak. Meskipun, seharusnya, siapapun menghargai pilihan Angie ini. Tetapi namanya juga masyarakat Indonesia. Agama selalu menjadi urusan publik. Bukan privat. Mereka (warga Sulawesi Utara) dan mungkin umat Kristen di daerah lain tidak terima keputusan Angelina Sondakh ini. Bagi mereka Angie sudah berkianat.

Karena itu, beredar sebuah pesan berantai yang dikutip dari sebuah ayat Kitab Suci Perjanjian Lama, pada malam hari setelah Angie ditetapkan tersangka oleh Ketua KPK, Abraham Samad. Intinya, apa yang dialami Angelina Sondakh saat ini adalah tulah akibat dia berpaling dari Tuhannya. Dengan kata lain dan gamblang, musibah yang dialami Angelina Sondakh ditetapkan sebagai tersangka) adalah kutukan Tuhan (orang Kristen) karena dia mualaf.

Tetapi apa benar itu kutukan? Tidak. Sebab Tuhan itu baik. Tuhan tidak pernah berbuat jahat. Bahwa Angelina Sondakh dijadikan tersangka dan pasti akan ditahan KPK, itu karena murni kebebasan seorang manusia bernama Angelina Sondakh. Ini tidak ada urusannya dengan agama. Tetapi ini akibat kebebasan manusia. Angelina tergoda (karena pilihan bebas) melakukan korupsi sehingga dia diganjar dengan hukuman. Jadi, hukuman ini bukan kutukan Tuhan karena dia mualaf. Sekali lagi tidak. Sebab ternyata korupsi tidak punya agama. Orang beragama apa pun melakukan tindakan tercela ini.

Agama apapun tidak pernah salah. Yang salah adalah Angelina Sondakh tidak menjalankan ajaran agama, apapun agama yang dianutnya, untuk tidak korupsi. Sebab semua agama mengajarkan bahwa korupsi itu dosa. (Alex Madji)

Sumber Foto: http://www.rujakmanis.com/uncategorized/angelina-sondakh-penyidik-kpk-terlibat-asmara

Senin, 06 Februari 2012

Kemenangan Anas


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat pernyataan mengejutkan, Minggu, 5 Februari 2012 di rumah pribadinya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor. Dia menegaskan bahwa sebagai Ketua Dewan Pembina dia tidak akan memecat Anas Urbaningrum dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat karena menunggu proses hukum yang berlangsung di KPK.

Pernyataan ini bermakna mendalam. Paling tidak, menurut saya, ada dua hal yang mau disampaikan dari pernyataan ini. Pertama, ini adalah sebuah kemenangan Anas dan kekalahan musuh-musuh politiknya di internal Partai Demokrat. Anas boleh menarik napas lega dengan pernyataan tersebut. Anas tinggal konsentrasi membenahi organisasi internal partai dan mempersiapkan pertarungan berikutnya menuju kursi calon presiden partai tersebut pada 2014.

Sebab analisis sejumlah pihak sebelum ini menyebutkan bahwa seluruh kekisruhan di Partai Demokrat saat ini adalah aksi sikut-sikutan menjelang 2014. Anas harus diganti karena tidak direstui pemilik Demokrat, keluarga Cikeas untuk maju sebagai calon presiden (Capres) 2014. Calon pengganti Anas adalah Djoko Suyanto, mantan Panglima TNI dan KSAU yang kini menjadi Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM. Penempatan Djoko pada posisi ketua umum partai adalah langkah untuk dimajukan sebagai calon presiden pada 2014. Tetapi dengan kokohnya Anas di posisi ketua umum, maka Djoko dan para pendukung di belakangnya untuk sementara harus mengurut dada.

Kedua, pernyataan SBY itu adalah signal bagi KPK untuk tidak mengapa-apakan Anas. Meskipun, SBY bilang bahwa dia tidak mau mendahului KPK, tetapi pernyataan itu perlu juga ditafsir secara lain bahwa KPK boleh menyentuh yang lain tetapi Anas jangan.

Kenapa? Dikhawatirkan Anas menyimpan banyak kartu truf. Bila Anas jadi tersangka, dikhawatirkan dia akan membuka seterang-terangnya borok yang lebih besar di dalam partai tersebut. Dan, bukan tidak mungkin ada keluarga Cikeas yang kecipratan dana hasil korupsi yang diterima Anas, kalau benar terjadi korupsi.

Apalagi mantan bendahara yang juga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan wisma atlet Sea Games Muhammad Nazaruddin di persidangan pekan lalu mengatakan bahwa SBY mengetahui bagi-bagi uang dalam kongres Partai Demokrat, seperti diberitakan Koran Tempo pekan lalu.

Jadi, bila Anas bongkar semua kebobrokan partai maka semakin hancurlah partai itu. Maka lebih baik menyelamatkan satu orang daripada merusak seluruh bangunan partai. Itu sebabnya langkah melindungi Anas ini ditempuh untuk menyelamatkan partai. Meski demikian, kader-kader lain yang tidak terlalu signifikan perngaruhnya terhadap partai tetap akan diproses secara hukum untuk tetap menjaga citra bersih partai penguasa itu kepada publik.

Nah, untuk sementara ini kita bisa memberi ucapan selamat kepada Anas yang berhasil memenangi pertarungan sengit selama beberapa pekan terakhir.

Sumber foto: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/12/02/02/lyrdc4-ada-yang-ingin-kudeta-sby-dan-anas

Sabtu, 04 Februari 2012

Setan Itu Ada


Rabu, 2 Februari 2012, seorang teman membuat status seperti ini di dinding Facebooknya. "Terima kasih Tuhan. Siang ini pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup. Setan itu ada dan hanya kekuatan doa bisa melawannya. Baru pertama kali dalam hidup saya menyaksikan pengusiran setan."

Setelah saya telepon, ternyata pembantunya bernama Cici kerasukan setan. Diceritakan, Cici tiba-tiba pingsan dan berbicara dengan roh halus. Roh halus itu menagih janji Cici untuk disunting. Tetapi Cici menolak. Sebab dia merasa tidak pernah berbuat janji dengan mereka. Sementara roh halus itu memaksanya untuk menjawab "ya" atas pinangan mereka.

Cici meronta-ronta menolak tawaran tersebut. Tubuhnya yang kecil tiba-tiba memiliki tenaga berlipat dan membutuhkan beberapa orang memegangnya.

Dia sempat sadar. Tetapi seketika itu juga kambuh. Sejumlah pendoa keluar masuk untuk mengusir roh halus itu. Setelah didoakan, dia normal. Tetapi setelah para pendoa itu pergi, dia kambuh lagi. Begitu seterusnya hingga pada Sabtu, 4 Februari diantar ke rumah orang tuanya di Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Mendengar cerita dia, saya teringat akan peristiwa serupa yang menimpa adik sepupu saya yang tinggal dengan kami empat tahun silam. Ketika itu, kami masih tinggal di Kota Deltamas Cikarang. Namanya Yulin. Selama hampir 10 hari saya tinggalkan dia sendiri di rumah karena saya tugas keluar kota. Sementara istri saya yang sedang hamil mengungsi ke rumah adiknya di Kebun Jeruk supaya lebih dekat ke tempat kerja.

Sepulang dari luar kota, kami ke Cikarang. Jam 7 pagi, kami sudah sampai di rumah. Kami ketuk-ketuk pintu, tetapi tak ada sahutan. Setelah lama baru dia buka. Matanya agak kuning. Tidak ada kecurigaan apapun bahwa ada sesuatu yang aneh dengannya. Lalu saya menyuruhnya goreng tempe untuk sarapan. Dia kerjakan apa yang saya minta. Tetapi ketika tempe masih di penggorengan dan api kompor masih menyala, dia lalu pergi ke depan rumah. Berdiri. Menatap jauh ke depan.

Saya lalu hampiri. Tiba-tiba dia berujar, "Banyak sekali orang di depan itu yang meminta saya pergi dengan mereka. Semuanya mengenakan pakaian putih. Mereka ajak saya pergi."

Dengan serta merta saya bentak. Sebab tidak ada satu orang pun di taman luas di depan rumah. Security perumahan juga masih berada di pos. Jalan di depan klaster kami juga sepi dari lalu lalang orang. Setelah itu dia teriak-teriak sendiri dan meronta-ronta ingin pergi dengan orang-orang yang dilihatnya itu. Tenaga saya tidak cukup mengekangnya. Dia ingin pergi. Dia suruh saya minggir. Tatapannya menakutkan. Tanpa kedipan.

Bahkan ketika adik laki-laki saya datang, tenaga kami berdua pun kalah. Dia jauh lebih kuat dari kami. Setelah lama meronta, dia lemas dan tak sadarkan diri. Tetapi matanya masih terbuka dan berkedip. Lalu saya antar ke sebuah rumah sakit di Jababeka, Cikarang. Kata dokter di situ, anak ini masih sadar. Dia lalu disuntik obat tidur, supaya beristirahat. Sang dokter merekomendasikan untuk konsultasi ke psikiater. Takutnya, ada persoalan psikis yang menimpanya.

Lalu, saya bawa dia kembali ke rumah. Sepanjang hari itu dia tidur. Sore harinya dia sadar. Saya hanya suruh dia minum obat yang dikasih dokter tadi. Tetapi malam harinya, kambuh lagi. Peristiwa itu terjadi hampir selama seminggu. Terakhir, dalam teriakannya, ada begitu banyak orang termasuk yang tua-tua datang menjemputnya. Semua berpakaian putih. Disebutkan di antaranya adalah kakeknya yang sudah lama meninggal.

Singkat cerita, dia kemudian bisa sembuh karena didoakan oleh seorang pendoa asal Ambon di kawasan Cikarang. Dia pulalah yang menyembuhkan Yulin ketika peristiwa yang sama dia alami saat tinggal dengan orang lain di Lippo Cikarang sebelum tinggal dengan kami. Ketika dia sembuh, saya coba bertanya tentang apa yang dia lihat itu. Tetapi dia malah kaget. "Memang ada apa dengan saya," ujarnya balik bertanya.

Begitu sadar, saya lalu membelikan tiket bis untuk dipulangkan ke kampung. Untung saat itu ada orang sedaerah yang pulang pada saat bersamaan. Yulin kemudian sampai di rumah dalam keadaan sehat walafiat. Tanpa gangguan si roh halus lagi.

Sebenarnya, ini bukan pengalaman perama saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri orang yang kerasukan setan. Dua belas tahun silam, Juni 2000, saya mendampingi sekelompok mudika Paroki Kelapa Gading berkemah di Sukabumi, di sebuah kawasan hutan. Pada malam terakhir dari tiga hari acara berkemah itu, diadakan api unggun. Setelah acara doa, saya pergi tidur beralaskan tikar plastik dalam suhu yang sangat dingin. Menggigil.

Belum lama saya tertidur, tiba-tiba dibangunkan seorang mudika. Katanya, ada teman mereka yang kerasukan setan. Saya lalu bangun, tetapi bingung mau buat apa dengan perempuan cantik yang kerasukan setan itu. Anak itu berbicara dalam bahasa yang tidak kami pahami. Salah seorang temannya mengatakan bahwa dia berbicara dalam Bahasa Tionghoa. Tetapi, masih menurut temannya itu, bahasa itu adalah Tionghoa Kek. Dia sendiri tidak mengerti dengan bahasa tersebut.

Tidak lama berselang, dia pindah menggunakan Bahasa Belanda. Tidak satu orang pun yang mengerti bahasa penjajah ini. Sementara teman-teman mudikanya mendoakan dia, sambil menekan sekuat-kuat jempol kakinya. Tetapi tidak juga mempan. Malahan, roh itu berpindah ke teman lelakinya yang ikut membantu menyembuhkan cewek tadi. Roh yang masuk ke teman laki-lakinya itu juga menggunakan Bahasa Belanda.

Roh itu akhirnya bisa diusir oleh warga sekitar lokasi perkemahan itu. Seorang bapak meminta mudika membiarkan dia berdoa dengan cara dia sendiri. Kami pun mengamini. Dia berjuang sendiri dan akhirnya mereka sembuh.

Acara yang tadinya cerita, riang, dan suka cita seketika berubah menjadi kemurungan dan kesedihan. Sedikit ketakutan. Akhirnya malam itu, para mudika tidak berani tidur. Mereka bercakap sampai pagi hingga mentari bersinar.

Itulah pengalaman pertama saya melihat orang kerasukan setan. Dari tiga pengalaan itu, seperti teman yang saya ceritakan di awal tadi, saya pun mengakui bahwa roh halus atau setan itu ada. Karena setan ada maka ada juga ritus pengusiran setan dalam Gereja Katolik Roma yang disebut eksorsisme.

Sumber foto: http://katolisitas.org/5698/eksorsisme-pengalaman-yang-tak-terlupakan

Kamis, 02 Februari 2012

Mengapa Dipanggil Kaka?


Siapa pun pasti mengenal Kaka, pesepakbola asal Brasil yang kini merumput di Real Madrid. Sebelum pindah ke Santiago Bernabeu, Kaka merumput di San Siro bersama AC Milan.

Tetapi boleh jadi tidak banyak orang yang tahu kenapa dia dipanggil Kaka. Media seluruh dunia menulis namanya dengan Ricardo Kaka. Padahal, nama asli penganut gereja evangelis, Kristus Kelahiran Kembali ini adalah Ricardo Izecson do Santos Leite.

Lalu darimana nama Kaka itu? Ada ceritanya. Putra pasangan Bosco Izecson Pereira Leita (seorang insinyur sipil) dan Simone dos Santos (seorang guru sekolah dasar) ini memiliki adik bersama Rodrigo yang terkenal dengan nama Digao yang juga pesepakbola profesional.

Ketika masih kecil, Digao tidak bisa menyebut huruf R. Dia tidak bisa memanggil Ricardo untuk abangnya dengan benar. Karena itu, Digao menyiasatinya dengan memanggil Caca. Panggilan itu kemudian berubah menjadi Kaka. Nama inilah yang kemudian melekat pada pria tampan dan religius ini. Diagaolah yang membatis Ricardo dengan nama Caca/Kaka.

Apa arti kata Caca/Kaka? Tidak ada. Itu murni siasat adiknya Digao untuk menghindari huruf R pada kata Ricardo. Sederhana bukan? Anda mungkin punya cerita tersendiri tentang nama panggilan Anda. Mungkin ada yang bermakna. Ada pula yang tidak. Tetapi, kata Shakespeare, apalah arti sebuah nama.

Sumber foto: http://rt.com/sport/football/kaka-rubin-real-mourinho/

Rabu, 01 Februari 2012

Melacak Agama Ibrahimovic


Orang Indonesia gemar mencari tahu agama orang-orang terkenal dan public figure dari berbagai profesi. Entah kenapa. Mungkin karena di Indonesia agama bukan urusan privat. Tetapi berada di ranah publik. Beda dengan negara-negara barat yang tidak peduli dengan agama seseorang. Sebab bagi mereka, agama menyangkut hubungan personal dengan Yang Di Atas. Sementara di Indonesia, agama yang seharusnya urusan personal selalu memiliki aspek sosial.

Untuk memenuhi kegemaran dan keingintahuan itu, saya mencoba menelusuri agama salah satu orang terkenal di dunia, yaitu pesepakbola yang kini merumput di klub Seri A Italia, AC Milan, Zlatan Ibrahimovic.

Untuk melacak agama Zlatan Ibrahimovic, maka hal yang harus diketahui adalah latar belakang keluarganya. Kedua orang tuanya adalah imigran dari bekas negara Yugslavia ke Swedia.

Bapaknya bernama Sefik Ibrahimovic. Dia lahir di Bijeljina, Bosnia. Sedangkan ibunya adalah Jurka Gravic lahir di Zadar, Kroasia. Sefik beragama Islam, sedangkan Jurka disebut beragama Kristen. Keduanya bertemu di Swedia, lalu pacaran, dan kemudian menikah campur. Dari hasil pernikahan itu, lahirlah Zlatan Ibrahimovic pada 3 Oktober 1981 di Malmo. Dia bertumbuh di Rosengard, tetangga Malmo yang terkenal dengan komunitas imigrannya. Zlatan yang berarti gold, emas memiliki tiga saudari dan dua saudara.

Meski ayahnya Muslim dan ibunya Kristen, sejumlah sumber menyebutkan bahwa Zlatan tidak terlalu peduli dengan dua agama itu. Tetapi menurut http://en.wikipedia.org/wiki/Zlatan_Ibrahimovi%C4%87, “Ibrahimović is a Catholic Christian.” Ibrahimovic adalah seorang Katolik.

Setelah besar, Ibrahimovic berpacaran dan hidup bersama dengan Helena Seger, seorang model dan bintang iklan Swedia. Mereka memiliki dua putra bernama Maximilian yang lahir pada 22 September 2006 dan Vincent yang lahir pada 6 Maret 2008.

Zlatan kini tinggal di sebuah rumah mewah di Kota Milan bersama Helena dan dua putranya. Setiap musim panas, selalu pulang kampung ke Malmo, Swedia. Ibrahimovic memiliki koleksi mobil mewah seperti sebuah Volvo C30 TS, sebuah Ferrari Enzo, Spider 360, sebuah Porsche Carrera, dan Audi S8. Masih ada sejumlah koleksi lainnya.

Lalu apa agama Zlatan Ibrahimovic? Apakah Katolik seperti kata Wikipedia di atas atau Islam seperti dipahami banyak orang selama ini? Tidak penting. Sebab itu bukan urusan kita. Itu urusan personal Zlatan yang memegang sabuk hitam takewondo itu. Yang pasti, salah satu tato pada tubuhnya yang terletak persis di samping perut sebelah kiri tertera kalimat ini, “Only God Can Judge Me” (Hanya Tuhan yang Bisa mengadili saya). Ini mencerminkan religiositas Zlatan Ibrahimovic, apa pun agamanya.

Selasa, 31 Januari 2012

Rahasia Disayang Suami


Senin, 30 Januari 2012, saya mendengar rekaman kotbah Pendeta Gilbert Lumoindong. Dalam khotbah itu dia berbicara tentang rahasia disayang suami. Tidak disebutkan kapan dan dimana khotbah itu diberikan. Sementara dari respons pendengarnya, saya menyimpulkan para pendengar khotbah itu adalah ibu-ibu.

Menurut Pendeta Gilbert Lumoindong, disayang suami bukan permohonan, tetapi kualitas hidup. Rancangan Allah bagi suami adalah kepala dan istri penopang. Peran ini tidak bisa dibolak balik. “Saya selalu bilang, kalau suami kepala, maka istri itu leher. Sebagai kepala, suami bisa tegas dan juga bisa lembut,” ujarnya.

Karena itu supaya istri disayang suami, paling tidak ada delapan hal yang perlu dilakukan. Pertama, bersyukur dengan apa yang ada. Jangan mengeluh. Semakin seorang perempuan itu mengeluh, suaminya semakin muak. Sebaliknya, sekali Anda tidak mengeluh, suami anda pasti akan semakin menyayangi anda. Ketika itulah hasrat seorang istri ingin dimanja secara otomatis akan terpenuhi. Kalau istri mau mengeluh, mengeluhlah pada Tuhan.

Kedua, hal yang paling menjengkelkan suami adalah ketika dia diatur dan menggurui. Suami itu senang mendengar usulan tetapi tidak suka diatur dan digurui. Karena itu jangan pernah mengatur dan menggurui suami Anda.

Ketiga, mampu mengatur keuangan dengan baik. Ini jauh lebih baik daripada memasak dengan baik. Wanita yang pintar masak tetapi boros tidak akan disayang suami. Ketika seorang istri bisa mengatur keuangan keluarga dengan baik, di situ suami akan tambah percaya pada istri dan semakin menyayangi istrinya.

Keempat, terbuka dan selalu apa adanya terhadap suami. Pria itu memang cepat marah tetapi dia lebih marah kalau dia dibohongi. Itu dosa yang tidak bisa diampun. Sebagai seorang kepala pasti ada naluri kebijakan. Kalau anda bohong, tetapi minta maaf, laki-laki pasti bisa luluh. Yang salah adalah sudah bohong, tetapi ngotot. “Ini sering terjadi pada ibu-ibu,” kata Gilbert disambut gelak tawa pendengarnya.

Kelima, mengatur anak-anak dengan damai sejahtera. Suami bangga ketika istrinya bisa mengatur anak dengan sempurna. Itu sebabnya, suami selalu memarahi istrinya kalau salah mengurus anak. Tetapi kalau mengurus anak dengan baik dan kemudian anak-anaknya sukses, istrinya tidak akan pernah dipuji secara langsung. Tetapi dia akan menceritakan kepada orang tentang kehebatan istrinya mendidik anak.

Keenam, tidak mencemburui dan mencurigai suami. Naluri pria, kalau dicurigai malah berbuat benaran. Jadi, percayailah pada suami Anda. Sebab, kata Gilbert, kalau dia selingkuh, misalnya, pasti akan terkuak. Sehubungan dengan itu, para istri harus pintar-pintar membaca perubahan sikap dan perilaku suaminya.

Ketujuh, mendengarkan dan memberi dorongan postif kepada suami. Kadang-kadang, suami tidak butuh tanggapan. Tetapi cukup mendengar dan memberi dukungan kepada dia.

Kedelapan, dekat dengan Tuhan, suka berdoa tetapi tidak sombong rohani. Kebanggan pria paling utama adalah kalau istrinya takut pada Tuhan dan tidak mengalami kesombongan rohani.

Nah, Anda setuju dengan delapan rahasia disayang suami dari Pendeta Gilbert itu? Ungkapkan pandangan dan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah tulisan ini.

Sumber Foto: http://www.tomspender.com/page/2/