
Angelina Sondakh ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka pekan lalu dalam kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games bersama Muhammad Nazaruddin yang sudah menjadi terdakwa di pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi).
Penetapan itu tentu saja miris buat janda Adjie Massaid ini. Dia masih bersedih atas kepergian suami tercintanya. Sebab baru satu tahun dia tiada. Meskipun, dalam kurun waktu itu, Angie sudah bermadu kasih dengan seorang perwira polisi yang bertugas sebagai penyidik di KPK, R Brotoseno. Kesedihan Angie berlipat dengan ketetapan KPK Itu. Lebih menyedihkan lagi kalau nanti dia ditahan. Mantan putri Indonesia berparas cantik ini terpaksa tinggal di balik jeruji besi. Ya, apa mau dikata.
Kalau Angelina bersedih, belum tentu orang-orang Sulawesi Utara, daerah asalnya, ikut bersedih. Dan, cerita seorang politisi kawakan asal daerah itu menyebutkan bahwa mayoritas orang Sulawesi Utara justru senang Angelina ditetapkan sebagai tersangka. Bila perlu ditahan.
Apa pasal? Tidak lain karena keputusan Angelina menjadi mualaf ketika menikah dengan Adjie Massaid. Sebagai figur publik, Angelina tentu saja menjadi idola masyarakat Sulawesi Utara yang mayoritas Kristen. Maka ketika dia memilih mualaf, serta merta kebencian mereka menyeruak. Meskipun, seharusnya, siapapun menghargai pilihan Angie ini. Tetapi namanya juga masyarakat Indonesia. Agama selalu menjadi urusan publik. Bukan privat. Mereka (warga Sulawesi Utara) dan mungkin umat Kristen di daerah lain tidak terima keputusan Angelina Sondakh ini. Bagi mereka Angie sudah berkianat.
Karena itu, beredar sebuah pesan berantai yang dikutip dari sebuah ayat Kitab Suci Perjanjian Lama, pada malam hari setelah Angie ditetapkan tersangka oleh Ketua KPK, Abraham Samad. Intinya, apa yang dialami Angelina Sondakh saat ini adalah tulah akibat dia berpaling dari Tuhannya. Dengan kata lain dan gamblang, musibah yang dialami Angelina Sondakh ditetapkan sebagai tersangka) adalah kutukan Tuhan (orang Kristen) karena dia mualaf.
Tetapi apa benar itu kutukan? Tidak. Sebab Tuhan itu baik. Tuhan tidak pernah berbuat jahat. Bahwa Angelina Sondakh dijadikan tersangka dan pasti akan ditahan KPK, itu karena murni kebebasan seorang manusia bernama Angelina Sondakh. Ini tidak ada urusannya dengan agama. Tetapi ini akibat kebebasan manusia. Angelina tergoda (karena pilihan bebas) melakukan korupsi sehingga dia diganjar dengan hukuman. Jadi, hukuman ini bukan kutukan Tuhan karena dia mualaf. Sekali lagi tidak. Sebab ternyata korupsi tidak punya agama. Orang beragama apa pun melakukan tindakan tercela ini.
Agama apapun tidak pernah salah. Yang salah adalah Angelina Sondakh tidak menjalankan ajaran agama, apapun agama yang dianutnya, untuk tidak korupsi. Sebab semua agama mengajarkan bahwa korupsi itu dosa. (Alex Madji)
Sumber Foto: http://www.rujakmanis.com/uncategorized/angelina-sondakh-penyidik-kpk-terlibat-asmara